Mengenal Jenis dan Fungsi Zoom Lensa Pada Fotografi
Loading...
Pembahasan Artikel BabaKBeluR.com kali ini, Mengenal Jenis dan Fungsi Zoom Lensa Pada Kamera
Lensa zoom biasanya lebih populer di kalangan fotografer amatif karena fleksibilitasnya. semua ini karena banyak orang menganggap bahwa kita tidak perlu capek-capek untuk mendekati subjek foto saat menggunakan lensa zoom. namun persepsi ini salah karena jika kita hanya berdiri di satu titik saja, kita tidak akan mendapatkan hasil optimal.
Pada umumnya, lensa zoom memiliki bukaan yang tidak konstan, artinya maksimum bukaan setiap jarak jarak fokus tidak sama. misalnya ada lensa yang berbukaan f/3.5-5.6. Bukaan maksimum lensa juga biasanya tidak lebih besar dari lensa fixed/ non- zoom. meski demikian, ada juga lensa zoom yang memiliki bukaan yang cukup besar dan konstat seperti lensa 24-70 mm f/2.8, tapi biasanya ukuran lensa menjadi lebih besar, berat dan harganya juga lumayan tinggi
Plus Minus Lensa Fix Dibanding Lensa Zoom
Praktis digunakan, karena bisa menggunakan zoom. tidak perlu bawa banyak lensa dan ganti lensa, terutama kalau memiliki lensa zoom sapu jagat 18-200 mm atau lebih jauh lagi lebar rentangnya.
ada kompromi kualitas terutama jika rentang fokusnya sangat lebar.
banyak lensa zoom yang bukaan maksimumnya berubah-ubah sesuai dengan jarak fokus yang dipilih.
jarang sekali ada lensa zoom yang bukaannya lebih besar dari f/2.8
Fungsi Zoom Lensa
Lensa zoom adalah lensa yang memiliki rentang jarak fokus yang continue. berbeda dengan lensa fix/ prime yang hanya memiliki satu jarak fokus, saat kita menggunakan lensa zoom, kita bisa mengubah jarak fokus dengan memutar batang zoom.Lensa zoom biasanya lebih populer di kalangan fotografer amatif karena fleksibilitasnya. semua ini karena banyak orang menganggap bahwa kita tidak perlu capek-capek untuk mendekati subjek foto saat menggunakan lensa zoom. namun persepsi ini salah karena jika kita hanya berdiri di satu titik saja, kita tidak akan mendapatkan hasil optimal.
Pada umumnya, lensa zoom memiliki bukaan yang tidak konstan, artinya maksimum bukaan setiap jarak jarak fokus tidak sama. misalnya ada lensa yang berbukaan f/3.5-5.6. Bukaan maksimum lensa juga biasanya tidak lebih besar dari lensa fixed/ non- zoom. meski demikian, ada juga lensa zoom yang memiliki bukaan yang cukup besar dan konstat seperti lensa 24-70 mm f/2.8, tapi biasanya ukuran lensa menjadi lebih besar, berat dan harganya juga lumayan tinggi
- kualitas secara umum lebih konsisten, jarang yang buruk
- umumnya lebih kecil dan ringan
- maksimum bukaan lebih besar (f/1.4, f/1.8, f/2)
- biasanya lebih murah
- tidak bisa zoom (zoom pakai kaki) hehehehe....
Praktis digunakan, karena bisa menggunakan zoom. tidak perlu bawa banyak lensa dan ganti lensa, terutama kalau memiliki lensa zoom sapu jagat 18-200 mm atau lebih jauh lagi lebar rentangnya.
ada kompromi kualitas terutama jika rentang fokusnya sangat lebar.
banyak lensa zoom yang bukaan maksimumnya berubah-ubah sesuai dengan jarak fokus yang dipilih.
jarang sekali ada lensa zoom yang bukaannya lebih besar dari f/2.8
